https://manlumajang.sch.id, HUMAS– Rapat Kerja Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Jawa Timur berlangsung dengan sukses di Hotel Gunawangsa MERR Surabaya. Acara yang dihadiri oleh 96 perwakilan MAN dari seluruh Jawa Timur ini menghasilkan keputusan penting yang akan membawa dampak besar bagi dunia pendidikan madrasah, Sabtu (13/07/2024).

Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu, 13 Juli 2024 ini ditutup dengan pengumuman perubahan kurikulum dari KMA 347 Tahun 2022 ke KMA 450 Tahun 2024. Perubahan kurikulum ini mencakup beberapa aspek krusial, seperti perubahan nama, pendekatan pendidikan, alokasi waktu, jumlah pelaksanaan, peningkatan jumlah rapat, integrasi tema moderasi beragama, dan perubahan format nama.

KMA 450 Tahun 2024 diharapkan dapat berdampak signifikan pada pengembangan karakter siswa, mengarahkan mereka menuju generasi emas 2045. Dalam kurikulum baru ini, pendekatan pendidikan lebih menekankan pada integrasi tema moderasi beragama yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagi MAN Lumajang, perubahan ini memerlukan langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan pembelajaran di madrasah. Persiapan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya guru, harus menjadi prioritas utama agar mereka dapat menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan baru. Guru, sebagai ujung tombak dalam melakukan perubahan, perlu dibekali dengan pelatihan dan diklat melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang sudah ada untuk meningkatkan pertumbuhan profesional dan kesiapan dalam mengadaptasi kurikulum baru ini.

Kepala MAN Lumajang, Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag., M.Pd., menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyusun rencana strategis untuk memastikan pelaksanaan kurikulum baru dapat berjalan dengan lancar. “Kami akan fokus pada pengembangan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan diklat, serta memperkuat koordinasi melalui forum MGMP. Hal ini penting agar guru-guru kami siap mengimplementasikan kurikulum KMA 450 Tahun 2024 dengan baik dan dapat memberikan pendidikan yang berkualitas kepada siswa,” ujarnya.

Rapat kerja ini menegaskan komitmen seluruh MAN di Jawa Timur untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, diharapkan perubahan kurikulum ini dapat berjalan dengan efektif dan membawa manfaat besar bagi pengembangan karakter dan kualitas pendidikan siswa di madrasah.

Diharapkan, langkah-langkah yang telah disepakati dalam rapat kerja ini akan memberikan kontribusi positif dalam mencetak generasi emas 2045 yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global. (TF)

Leave a Comment